HAYIR YAPMA; BUGUN MUBAREK GUNU

IMG_2304[1](Suasana Perayaan Mi’raj Kandil di Mesjid Kocatepe)

Seorang anak kecil setengah merengek ke ibunya, menunjuk ke arah piyanggo, Lotre.

“Hayir, Bugun mubarek gunu” Si Ibu dengan tegas mengatakan tidak; ini hari yang berkah, Nak.

Pemandnagan lima detik itu sontak menyita perhatian kami. Bang Akmal menyeringai tertawa disusul Bang Faris yang baru engeuh beberapa saat kemudian. Hari ini jam 10 pagi lewat beberapa menit, kami teronggok menunggu bus pemerintah di Sihiyye menuju Cankaya, sekitar 1 kilo meter ke arah kizilay.

Cerita anak kecil itu tersambung 11 jam kemudian di benang ingatan. Musa dan Fruqon, teman-teman asrama, mengajak saya ke acara Mi’raj Kandil, Rajaban.

“Hadi gel bizimle, miraz kandilimizi kutluyoruz”* Continue reading

Advertisements
Posted in Perjalanan | Tagged , , , , , | 1 Comment

IRONI DI ANKARA

425359_4862074555483_1486466739_n(Dua gambar diambil di saat yang sama, di kota yang sama, di lokasi yang berbeda dengan suasana terbalik; Ekpresi suka cita-luapan kemaranhan)

“Mahmud, nasilsin; apa kabar?”  Seorang pegawai diyanet, menyapa saya. Maklum, dalam passport bertuliskan ‘Jurjani Mahmud’.

Saya mengucap salam dan menjawab sapaanya.

“Nasil gecersin buraya; bagaimana kamu bisa sampai kesini?” si pegawai mencoba bercanda.

“Geri zekali, onlar; mereka orang-orang bodoh” umpatnya kemudian. Continue reading

Posted in Perjalanan | Tagged , , , | 2 Comments

PERJALANAN INI #TAK BERNOMOR

Ketika Semi Menjelang Di Ankara

***********

Çankaya-20130411-01660(Di salah satu pojok taman 50. Yil Parki, Ankara; ketika bunga-bunga mulai dimekarkan)

Kini saya tengah duduk santai menikmati panorama. Menikmati kurva perbukitan Ankara, melihat rumah-rumah beratap merah, juga menilik gedung-gedung tinggi menjulang. Dan saya tengah berbincang santai dengan dua orang anak kecil. Aih, barangkali saya sedang belajar mendengarkan celoteh. Taka pa. Semua orang punya hak untuk bercerita tentang hidupnya, bukan!

“Ne kadar harcadim bir gundur, Abi; berapa jumlah uang yang kakak habiskan sehari?” Tanya Mert (11 th) sambil melihat mata saya. Saya berpikir beberapa detik, sekedar refleks atas banyak curiga di batok kepala, dan melempar jawaban. Continue reading

Posted in Perjalanan | Tagged , , , , , , , | 2 Comments

PERJALANAN INI #(TANPA NOMOR)

Lizbon, Hotel Seribu Bintang (Catatan Yang Tertinggal)

DSC_1618(Seorang teman masih tersenyum di tengah hingar bingar para pelancong di belakangnya, dan semua senyum itu raib berganti tawa yang ironic sesampainya di Lizbon)
Bus yang kami tumpangi kini tengah meluncur ke Ankara.

Tidak sampai satu jam, kami melihat sungai yang besar. Hijau amat terlihat di hantam panas matahari yang menyengat.

“Itulah eufrat” Si sopir memberi kami berita.

Saya baru enggeuh, ternyata Eufrat begitu besar. Eufrat yang membangun pradaban hammpir di semua wilayah yang dilaluinya. Tapi selanjutnya, saya tak terlalu tertarik tentang cerita Eufrat. Karena kini semua tengah bercerita tentang hostel yang bernama Lizbon. Continue reading

Posted in Perjalanan | Tagged , , , , | 5 Comments

PERJALANAN INI #(TAK BERNOMOR)

Edessa, Kota Para Nabi

(Dari bukit inilah, Ibrahim yang setia dilemparkan ke dalam kobaran api yang menyala)

Kami terus meneruskan perjalanan, terus ke Timur.

Kami sarapan di dalam Bus, tapi saya berfikir banyak hal. Ada sebuah pepatah lama yang muncul di kepala saya, “makin ke Timur, dunia makin eksotik”. Entahlah, saya tak bisa memastikan kebenaran kata-kata itu. Tapi yang saya tahu, makin ke Timur, umur dunia semakin lebar, semakin tua. Puing-puing sejarah dunia bertebaran di sana.

Kami singgah di Gaziantep. Ada dua rencana singgah di kota ini. Pertama; sekalian lewat dan makan siang dan mengunjungi Musium Zeugma. Musium ini dibuka pada Sembilan September 2009. Ini adalah museum mosaic terbesar di dunia. Di dalamnya berisi 1700mm mosaik (kepingan batu). Setelah menengok penginggalan yang ditemukan tentara Alexsander The Great ini. Kami langsung ke Kota Edessa.

Edessa terletak di bagian tenggara Turki. Ia sudah mencatatkan diri sejak abad ke-4 sebelum masehi.  Kota ini berada 80 kilomtere di sebelah selatan sungai Eufrat. Nama modern kota ini bernana Sanliurfa. Dan orang-orang Turki dengan singkat menyebutnya dengan Urfa. Continue reading

Posted in Perjalanan | Tagged , , , , , , , , | 3 Comments

PERJALANAN INI #(TANPA NOMOR)

Mersin; Bergoyang Bersama Para Tentara

DSC_1093(Ibu Nahari Agustini, Duta Besar RI untuk Turki)

Hening beberapa saat, kami mendengar sambutan Ibu Duta Besar Indonesai untuk Turki.

Beliau memberikan Apresiasi atas hubungan Indoensia dan Turki yang semakin erat. Ia juga mengharapakn terjadinya hubungan kerjasama ke depan yang lebih intens. Baik itu di bidang Usaha dan lainnya. Atau juga di bidang pertahanan.

“Ini merupakan kali kedua di mana kapal perang Indonesia singgah di Turki di tahun 2012” Ibu dubes memberikan sedikit keterangan lebih jauh.

Kini kami sedang mengikuti acara seremoni penyambutan kapal perang Indonesia yang singgah di Mersin. KRI Sultan Hasanuddin 336  bertugas di Libanon selama enam bulan dari Juli 2012 sampai Januari 2013, dan kini singgah di Mersin, Turki.

******** Continue reading

Posted in Perjalanan | Tagged , , , | 2 Comments

PERJALANAN INI #(TAK BERNOMOR)

Batumi; Kita Tidak Sedang Keluar Masuk Kampung, Bro !!!!!

Hopa-20120506-00561(Tugu ini adalah tanda perbatasan antara Turki dan Georgia)

Kami sudah hampir satu jam berdiri mengantri di Perbatasan Turki-Georgia.

Kami harus bersabar mendapat giliran pemeriksaan visa secara manual, satu satu. Semua paspor sudah di tangan, maka kami bersantai ria, mengobrol kesana-kemari, jarang-jarang kita berdiri di lintas batas seperti ini. Boarder seolah telah menjadi symbol, entah itu symbol kekuasan, atau juga symbol sebuah batas: sebuah aturan tak terlihat, tapi begitu mengikat; inilah yang disebut hukum kedaulatan negara.

Untuk menunggu waktu, kami berusaha berphoto ria menghilangkan jenuh. Orang-orang antri berjubel. Maklum, musim semi telah bergulir, orang-orang berusaha lari dari musim dingin yang baru saja menyekap, pengap.

“Uf yaaaa” Seorang teman Palestina mengeluh ketika mengecek paspornya; masa berlaku paspornya telah lewat. Bagiamanalah ini, bagaimanalah ini… Continue reading

Posted in Perjalanan | Tagged , , , , | Leave a comment